Selasa, 06 September 2016



السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
 Di tulisan kali ini saya akan mengulas sedikit dari buku yang saya baca pada tulisan saya sebelumnya.
buku berjudul "Aku Harus Jadi Malaikat" yang dikarang Zakiyah D.Aziz pada tahun 2013.
buku itu berisi tentang seorang pemuda yang berharap matanya tertutup untuk selamanya karena ia sekarang buntung. Adi nama pemuda itu sedang menjalani pendidikan diperguruan tinggi kakinya harus diamputasi. Keadaan tersebut membuat ia terpuruk dan rasanya ingin mengahiri hidupnya. Sulitnya menjalani aktivitas sehari-harinyapun kesulitan karena hanya dengan satu kaki saja. untuk mengambil makanpun ia harus dibantu oleh ibu/adiknya. Suatu itu ada seseorang teman yang memotivasinya untuk bangkit dari keterpurukan tersebut. Awalnya pemuda itu menolak ia tampak, malu dengan keadaannya sekarang, ia tampak terlihat mangat malu akibat diamputasi kakinya. Sejak saat itu dia terpuruk bahkan sempat berfikir hidupnya akan dihabiskan menjadi pengemis.
Dari cerita tersebut ada hikmah yang bisa kita ambil seperti:
1.rencana Allah itu yang terbaik. Dari sedikit kisah tådi Allah mengambil kakinya mungkin karena Allah tidak ingin kakinya melakukan dosa lagi. Seseorang yang buta/tuli/lumpuh sebenarnya Allah bersifat adil padanya,Allah terlalu sayang padanya hingga Allah  tak mau mata/telinga/anggota tubuhnya melakukan dosa. Ada keuntungan dan kekurangannya sendiri orang normal mungkin bisa melihat/mendengar/berjalan/dll itu artinka ia mendapat dosa karena pasti ia persah melakukan dosa dengan melihat hal yang jelek,mendengar kata kata kotor/ kakinka digunakan untuk melangkah ke tempat yang tidal disukai Allah. Sedangkan orang buta/tuli/lumpuh tidak dapan melihat/mendengar/dll tapi ia juga tidal mendapat dosa.
2. Jangan mengira ngira sesuatu karena itu belum tenta yang sebenarnya.
3. jangan cepat menorah tak ada yang tidal mungkin.
وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Selasa, 23 Agustus 2016


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Kali ini saya bakal nulis  kata-kata yang mengandung nilai optimis,tawakal,ikhtiar,jujur,dan malu.
sebelumnya saya akan ngejelasin apa  arti dari optimis,tawakal,ikhtiar,jujur,dan malu.
  1.  Optimis adalah perilaku yang yakin/ tidak ragu-ragu terhadap sesuatu dan akan terjadi.
  2.  Tawakal adalah berserah diri kepada Allah setelah melakukan usaha untuk memperoleh sesuatu.
  3.   Ikhtiar adalah berusaha untuk mendapatkan sesuatu.
  4.  Jujur adalah sikap apaadanya sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi.
  5.  Malu adalah sifat yang muncul setelah melakukan suatu perkara yang buruk dan selanjutnya berusaha memperbaikinya.
Kata-kata ini saya dapat dari berbagai sumber :
  •  Optimis 
  1. "percaya tidak kita ketemu lagi."(Djunaidi,Mahbub.2007.Dari Hari Ke Hari.Jakarta:PT.Dunia Pustaka Jaya.52)
  2. "Doa kyai seperti Tuan biasanya manjur,lagi pula Belanda-Belanda itu dungu,ha ha ha."(Djunaidi,Mahbub.2007.Dari Hari Ke Hari.Jakarta:PT.Dunia Pustaka Jaya.164)
  3. "Kalau tidak pasti buat apa bakar kantor."(Djunaidi,Mahbub.2007.Dari Hari Ke Hari.Jakarta:PT.Dunia Pustaka Jaya.120)
  4.  "Itu urusan Belanda,bukan urusan kita. Bukankah tadi ku bilang harus tawakal."(Djunaidi,Mahbub.2007.Dari Hari Ke Hari.Jakarta:PT.Dunia Pustaka Jaya.121)
  5. "Jangan menangis Parti,Sebentar lagi kita di Bekonang."(Djunaidi,Mahbub.2007.Dari Hari Ke Hari.Jakarta:PT.Dunia Pustaka Jaya.119)
  6. "Aku sudah tau aku naik kelas."(Djunaidi,Mahbub.2007.Dari Hari Ke Hari.Jakarta:PT.Dunia Pustaka Jaya.57)
  7. "Orangpun bisa jadi patriot lewat ban mobil."(Djunaidi,Mahbub.2007.Dari Hari Ke Hari.Jakarta:PT.Dunia Pustaka Jaya.12)
  • Tawakal
  1. "Pokoknya saya doakan Tuan banyak untung."(Djunaidi,Mahbub.2007.Dari Hari Ke Hari.Jakarta:PT.Dunia Pustaka Jaya.164)
  2. "Yang harus kau lakukan sekarang adalah mengaji." (Djunaidi,Mahbub.2007.Dari Hari Ke Hari.Jakarta:PT.Dunia Pustaka Jaya.37)
  3. "Kamu semua harus sujud syukur."(Djunaidi,Mahbub.2007.Dari Hari Ke Hari.Jakarta:PT.Dunia Pustaka Jaya.106)
  4. "Masya Allah, Masya Allah."(Djunaidi,Mahbub.2007.Dari Hari Ke Hari.Jakarta:PT.Dunia Pustaka Jaya.111)
  5. "Baiklah,sesudah segalanya itu, harus dilepas. Termasuk anaknya kalau sudah bisa terbang."(Djunaidi,Mahbub.2007.Dari Hari Ke Hari.Jakarta:PT.Dunia Pustaka Jaya.81)
  6. "Ya Allah andaikan Anakku sudah mandapat balasannya,kembalikanlah dia kepadaku agar aku dapat melihatnya."(Arroisi,K.H Abdurrahman.2009.30 KIsah Teladan Rasul.Bandung:PT. Remaja  Rosdakarya.91)
  7. "Bagaimanapun kondisimu,kamu tak boleh lagi meninggalkan sholat."(Aziz,Zakiyah D.2013.Aku Harus Jadi Malaikat.Diva Press.12)
  • Ikhtiar 
  1. "Pokoknya begitulah caranya,nanti kau akan tau sendiri dan hafalkan berjanji, itu sajalah tugasmu kalau diceritakan seperti pelajaran sejarah,hilang berkahnya."(Djunaidi,Mahbub.2007.Dari Hari Ke Hari.Jakarta:PT.Dunia Pustaka Jaya.59)
  2. "Tidak bagaimana-bagaimana.Pokoknya kamu ja jangan sampai rusak atau hilang,itu saja dan awasi juga tikus."(Djunaidi,Mahbub.2007.Dari Hari Ke Hari.Jakarta:PT.Dunia Pustaka Jaya.112)
  • Jujur
  1. "Terus terang aku belum mempercayainya."(Aziz,Zakiyah D.2013.Aku Harus Jadi Malaikat.Diva Press.26)
  • Malu
  1. "Dik,kok kamu mau privat sama kakak?padahal kakak kan cacat?"(Aziz,Zakiyah D.2013.Aku Harus Jadi Malaikat.Diva Press.38)
  2. "Tidaaaaak,aku lebih baik mati daripada hidup tidak punya kakiiiiii!"(Aziz,Zakiyah D.2013.Aku Harus Jadi Malaikat.Diva Press.17)
  3. "Ah ga maulah kalau jalan-jalan sekitar kampung.Malu kan aku!"(Aziz,Zakiyah D.2013.Aku Harus Jadi Malaikat.Diva Press.30)
  4. "Ah malu pak.Biarlah aku menjalani rutinitas seperti ini di dalam rumah. Yang terpenting kan aku sudah punya kegiatan yang baik.Dan aku menikmatinya."(Aziz,Zakiyah D.2013.Aku Harus Jadi Malaikat.Diva Press.49)
Mungkin cuma ini yang bisa saya sampaikan apabila banyak kekurangan maupun kesalahan saya mohon maaf.
Bila Anda ingin memperbaiki silahklan tulis dikomentar :) 
وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Kamis, 26 Juni 2014

KITA

bangunan yang begitu luas lapangannya dengan cat hijau muda di selingi hijau tua di situlah  kita menuntut ilmu , suka duka kita rasakan di sela-sela proses pembelajaran di tengah tengah sekolah yang sudah berdiri sejak 1914 (kalo engga salah ) ini kekompakan kita slalu ada saat di dalam kelas . di luar kelas kita bermain bersama walau kadang ada kata pertengkaran .begitu cepat jam berputar tak terasa 6 tahun sudah kita lalui di bangunan bernama "SDN 01 SARIEJO"





kita tak kan berhasil tanpa ibu & bapak guru yang slalu membimbing kami . hanya sebuah kata  TERIMA KASIH  dari kami untuk bapak / ibu guru .



dari ku untuk kalian :

JANGAN LUPAKAN SEMUA KENANGAN KITA SELAMA 6 TAHUN .


-ZULFA TATA NINGRUM